BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner

Kesbangpol Dharmasraya Bentuk Garda Pancasila Muda, Perkuat Karakter Generasi Bangsa

PULAU PUNJUNG|Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Dharmasraya melalui Bidang Kesatuan Bangsa membentuk Tim Garda Pancasila Muda Dharmasraya sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membangun karakter generasi muda yang nasionalis dan cinta tanah air.

Pembentukan tim tersebut diumumkan pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Selasa (2/6/2026) lalu. Program ini merupakan inovasi yang digagas oleh Bidang Kesatuan Bangsa Kesbangpol Kabupaten Dharmasraya di bawah koordinasi Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Marlisna, SE., MM., sebagai model pembinaan generasi muda yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.

Kepala Kesbangpol Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, S.STP., M.Si., mengatakan Garda Pancasila Muda hadir untuk menjawab berbagai tantangan kebangsaan di era digital, seperti menurunnya semangat nasionalisme, degradasi moral, serta berkembangnya paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“Generasi muda harus menjadi pelopor dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Karena itu, Garda Pancasila Muda disiapkan sebagai agen perubahan yang mampu menebarkan semangat persatuan, toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air,” ujarnya.

Pada tahap awal, tim akan bermitra dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Dharmasraya. Para anggota akan mendapatkan pembekalan sebelum terjun ke sekolah-sekolah dan masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan edukatif kebangsaan.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, melalui Asisten Administrasi Umum Setda Dharmasraya, Nofriadi Roni Puska, menyambut baik pembentukan Garda Pancasila Muda Dharmasraya.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat karakter generasi muda sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan karakter generasi muda. Karena itu, penanaman nilai-nilai Pancasila sejak dini menjadi investasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, lanjutnya, memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan Kesbangpol melalui pembentukan Garda Pancasila Muda. Program ini diharapkan menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan generasi muda yang memiliki semangat persatuan, toleransi, gotong royong, serta komitmen kuat terhadap Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagai tindak lanjut, Kesbangpol melalui Bidang Kesatuan Bangsa melaksanakan program “Garda Pancasila Muda Goes to School” di SD Negeri 01 Pulau Punjung pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan menghadirkan Ketua PPI Kabupaten Dharmasraya, Amar Shalahuddin, dan perwakilan DPPI Kabupaten Dharmasraya, Fachrul Rozy, sebagai narasumber.

Melalui metode edukatif dan interaktif, para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin, menghormati orang tua dan guru, semangat belajar, serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Marlisna menjelaskan, keterlibatan anggota PPI dan DPPI merupakan bagian dari strategi peer mentor agar pelajar dapat melihat langsung figur muda yang berprestasi dan memiliki semangat kebangsaan sebagai sumber inspirasi.

Melalui Garda Pancasila Muda, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap lahir generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan serta mampu menjadi pelopor persatuan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Sumber: Release Dharmasraya 

Posting Komentar

0 Komentar