PADANG|Kakanwil Kemenag Sumatera Barat H. Mahyudin membuka Secara resmi Workshop Pendidik dan Tenaga Kependidikan MTsN 5 Kota Padang yang dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 20-22 dengan tema "Kembangkan Sikap Moderasi Beragama dalam Membentuk Karakter Menuju Madrasah Digital', yang dilaksanakan di HW Hotel, jl. Hayam Wuruk, Padang, Senin (20/5/2024)
Hadir Kakan kemenag Kota Padang H Edy Oktafiandi diwakili oleh Pengawas Manajerial Madrasah, Kepala MTsN 5 Kota Padang Nofrizal dan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.
Kakanwil kemenag Sumatera Barat H. Mahyudin mengatakan workshop bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajerial membangun madrasah lebih maju, bermutu, dan mendunia.
"Workshop itu masuk bengkel. Masuk bengkel di sini artinya bagaimana supaya bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian diupgrade kembali, yang diupgrade adalah pengetahuannya. Bagaimana supaya bapak dan ibu sekalian bisa bersama-sama kembali untuk memperbaharui komitmen memajukan MTsN 5 Kota Padang," pungkasnya.
Membangun komitmen ucap H. Mahyudin adalah sangat penting dalam sebuah lembaga pendidikan. Karena dalam sebuah lembaga pendidikan itu sudah menentukan arah dari lembaga pendidikan. Kita sudah punya visi dan misi, kita sudah punya program, kita sudah punya komitmen, kita sudah punya persepsi yang sama.
"Banyak unsur yang kita dapatkan di dalamnya. Satu diantaranya tentu untuk supaya kita bisa bersama sama membangun dan meningkatkan kualitas MTsN 5 Kota Padang," pungkasnya.
Seterusnya disampaikan H. Mahyudin, lembaga pendidikan tidak ubahnya seperti sebuah kapal. Kapal, tidak tahu tujuan kalau tidak punya kompas. Oleh karena itu kapal harus punya kompas.
Nah, kapal ini baru bisa mencapai tujuan, tentu harus kita bersama sama kompak di dalamnya. Arus bersama sama kita bersatu padu di dalam kapal tersebut.
"Kalau ada satu saja bapak/ibu penumpang kapal yang tidak sepakat dengan tujuan kompas. Lalu dia mencoba mengganggu dengan cara pegang satu pisau kecil. Dia oret-oret terus dinding kapal karena tidak setuju. Sampai akhirnya bocor masuk terus tanpa diketahui oleh yang lain Insyaallah kapalnya akan karam. Itu baru satu, yang mencoba tidak setuju, apalagi kalau 2, 3, 4 dan 5 tentunya lebih cepat lagi karamnya," pungkasnya.
Untuk itu kita berharap tidak ada dalam sebuah kapal itu seorangpun yang tidak sepakat mencoba-coba untuk melubangi kapal sehingga masuk air dan karam kita semua.
Kalau ada dalam kapal itu atau dalam madrasah yang coba-coba untuk mengganggu capaian bersama. Maka mungkin dia tidak berbakat lagi di MTsN 5 Kota Padang. Kalau dia tidak berbakat di MTsN 5 maka kita taruh dia di MTsN negeri lainnya.
Tapi kalau berbakat semua di MTsN 5 kata H. Mahyudin, maka tidak perlu kita taruh di madrasah lain. Biarlah kita semua berada di MTsN 5 Kota Padang. Kita berada dalam kapal besar ini untuk bersama-sama mengharungi lautan luas menuju tujuan untuk mencapai cita-cita yang sudah kita tetapkan.
Kedepan H. Mahyudin berharap kepada pendidik dan tenaga kependidikan mengikuti workshop dengan sebaik-baiknya, sehingga nanti bapak dan ibu sekalian mendapatkan wawasan baru, pengetahuannya baru, pengalaman baru, semangat baru, yakin kami bahwa MTS negeri 5 akan memperoleh predikat prestasi yang terbaru.
Selamat mengikuti workshop. Mudah mudahan bapak dan ibu sekalian sehat selalu dan menghasilkan sesuatu untuk perbaikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Kota Padang di tahun-tahun yang akan datang.
Terakhir dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan workshop tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 5 Kota Padang dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Sumatera Barat.(Dori)
0 Komentar