PADANG|Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Zulhardi Z Latif menyampaikan kriteria penerima manfaat Bantuan Tunai (BNT) bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kota Padang.
Hal tersebut disampaikan Zulhardi saat kegiatan sosialisasi bantuan kepada masyarakat terdampak, yang merupakan bagian dari program kemanusiaan PMI bersama PMI Pusat dan IFRC, bertempat di Palanta Wali Kota Padang, Jumat (13/3/2026).
Dalam sambutannya, Zulhardi menjelaskan bahwa bantuan tunai ini diberikan kepada warga yang benar-benar terdampak langsung oleh bencana banjir bandang, khususnya di wilayah Kecamatan Kuranji, Pauh, Nanggalo, dan Koto Tangah.
“Kami ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran kepada masyarakat yang memang terdampak langsung oleh banjir bandang. Oleh karena itu, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh calon penerima manfaat,” ujar Zulhardi.
Ia menjelaskan, penerima bantuan adalah warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau hanyut akibat banjir, serta merupakan rumah milik pribadi dan bukan rumah kontrakan atau kos.
Selain itu, PMI juga memprioritaskan keluarga dengan tingkat kerentanan tinggi, seperti perempuan yang menjadi kepala keluarga, lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, serta ibu hamil dan menyusui.
Zulhardi juga menegaskan bahwa bantuan ini tidak diberikan kepada warga yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil, pejabat pemerintah, polisi, maupun militer.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses penentuan penerima bantuan dilakukan melalui penilaian bersama antara masyarakat terdampak, pemerintah setempat, kecamatan, PMI, serta IFRC, sehingga data penerima benar-benar valid.
“Data penerima akan diverifikasi menggunakan KTP dan Kartu Keluarga, kemudian disahkan oleh pemerintah setempat dan diketahui oleh pihak kecamatan,” jelasnya.
Melalui program ini, PMI berharap bantuan tunai yang diberikan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mendesak pascabencana dan mempercepat proses pemulihan kehidupan warga terdampak.
Zulhardi juga mengajak masyarakat untuk saling mendukung dan menjaga semangat gotong royong dalam menghadapi masa pemulihan setelah bencana.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak dan membantu mereka bangkit kembali,” tutupnya.(*)



0 Komentar