BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PORTAL BERITA MEDIAONLINE "CYBER PATROLI"

Korban Bencana Hidrometeorologi di Tanah Datar Terima bantuan Perbaikan Rumah Rusak.

TANAH DATAR|Bantuan perbaikan rumah rusak bencana hidrometeorologi siklon senyar tahap II dilakukan secara daring yang dipimpin oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno langsung dari Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Selasa (3/3/2026).

Pratikno menyampaikan penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, sekaligus penguatan ketahanan masyarakat baik secara fisik maupun ekonomi.

Dalam arahannya, Pratikno menegaskan kalau bantuan ini adalah wujud dari komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kembali kehidupan masyarakat terdampak pasca bencana yang melanda sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Tidak hanya berfokus dalam mengembalikan kehidupan masyarakat pada kondisi semula, tetapi bertujuan untuk membuatnya lebih baik lagi. Pemerintah pusat dan daerah akan terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2025 kemarin." ucap Pratikno

Pada penyerahan bantuan Stimulasi tahap II ini, korban bencana dari Kabupaten Tanah Datar ikut mendapatkan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Ringan (RR) sebanyak 61 KK dan Rusak Sedang (RS) sebanyak 65 KK. Penyerahan secara simbolis langsung diberikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra dan didampingi Wakil Bupati Ahmad Fadly.

Suharyanto menyebutkan untuk bantuan untuk rumah yang Rusak Ringan itu sebesar 15jt dan sedangkan untuk rumah yang Rusak Sedang mendapatkan 30jt. Total untuk keseluruhan terkusus untuk Kabupaten Tanah Datar sebanyak 126 KK, kita menggelontorkan bantuan sebanyak 2,865 miliar.

Diwaktu yang sama Suharyanto juga menyampaikan, kepada nama nama korban yang belum masuk, untuk segera melakukan penginputan segera, karena tidak ada batas waktu yang ditentukan, guna untuk mendapatkan bantuan stimulasi perbaikan rumah.

"Yang namanya belum masuk untuk segera, karena tidak ada batas waktu, ini semua datanya berasal dari bawah dari desa ke pusat (Bottom to Up), tugas pusat cuma melakukan validasi, cocok tidak data yang sudah diinput, kalau cocok baru bisa dicairkan uangnya, jadi itu semua adalah tugas bapak ibuk di daerah untuk memastikan dan menginput data nama nama korban." tambah Suharyanto.

Bupati Eka Putra mengucapkan rasa terimakasih atas komitmen dan perhatian yang diberikan pemerintah pusat kepada Kabupaten Tanah Datar, semenjak bencana 2024 hingga sekarang bencana 2025.

"Saya sangat berterimakasih kepada BNPB, yang selalu memberikan aksi nyata terkhusus di Tanah Datar dan Sumatra Barat, selalu memberikan pendampingan baik itu dilapangan langsung maupun dalam pengolahan data, sinergi yang baik dan komunikasi yang benar membantu kita untuk melalu bencana yang melanda." ucap Eka.

Bupati juga menghimbau kepada masyarakat yang mendapat bantuan stimulasi perbaikan rumah rusak, untuk dapat benar benar menggunakannya sesuai dengan peruntukan aslinya, jangan sampai digunakan untuk hal hal lain yang tidak berkaitan dengan perbaikan rumah rusak, bantuan ini bertujuan untuk memperbaiki rumah yang rusak supaya dapat ditempati lagi.

Yarnawati, salah seorang penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kami semua sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Perhatian pemerintah pusat kepada kami di daerah benar benar kami rasakan dan sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Turut hadir Forkopimda, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten, Kepala OPD, dan undangan lainnya.

Sumber: Kominfo Tanah Datar 

Posting Komentar

0 Komentar