BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PORTAL BERITA MEDIAONLINE "CYBER PATROLI"

Dari Banjir hingga Pokir Masjid, Ini Aspirasi Warga ke Erianto

PADANG|Anggota DPRD Kota Padang dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Kuranji, Erianto, menggelar kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 di Masjid Al Hijrah, Perumahan Delima, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Sabtu (2/5/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Masjid Al Hijrah, ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, Bundo Kanduang, serta kalangan pemuda setempat. Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan di lingkungan mereka.

Lurah Kuranji, Syafrizal, dalam kesempatan itu mengungkapkan sejumlah persoalan mendasar, seperti banjir, pengelolaan sampah, hingga keberadaan bangunan liar. Ia juga menyoroti keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di kantor kelurahan.

“Jumlah penduduk cukup banyak, namun saat ini petugas kelurahan hanya dua orang, yakni lurah dan sekretaris lurah, sementara kebutuhan pelayanan sangat tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, struktur kelurahan juga masih membutuhkan penguatan, khususnya pada posisi Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) serta Kepala Seksi Dinas Sosial/Kesejahteraan Sosial (Kasi Dinsos/Kesos).

Sementara itu, Erianto menyampaikan bahwa seluruh anggota DPRD Kota Padang yang berjumlah 45 orang tengah melaksanakan reses secara serentak untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Semua usulan dari masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Dalam forum tersebut, pengurus Masjid Al Hijrah mengusulkan bantuan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD sebesar Rp100 juta untuk pengembangan fasilitas masjid.

Menanggapi hal itu, Erianto menjelaskan bahwa besaran bantuan telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Padang.

“Bantuan pokir untuk masjid maksimal Rp100 juta, sementara mushala maksimal Rp50 juta,” jelasnya.

Selain itu, persoalan banjir menjadi keluhan utama warga. Wakil Ketua Masjid Al Hijrah, Asrul Ajib, menyebut banjir kerap terjadi di kawasan Jalan Jalur 2 Belimbing akibat saluran air yang tidak mampu menampung debit air.

“Saluran air terlalu kecil, sehingga sering terjadi luapan saat hujan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua RW 08, Kadril Rajo Darek. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan fakta di lapangan, khususnya di depan bangunan BBI, di mana saluran drainase dinilai terlalu sempit.

“Air sering menumpuk di Jalan Jalur 2 Belimbing. Solusinya memperlebar dan memperbaiki drainase,” katanya.

Melalui kegiatan reses ini, masyarakat berharap berbagai persoalan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui DPRD Kota Padang, sehingga kualitas lingkungan dan pelayanan publik di Kelurahan Kuranji semakin meningkat.

Penulis: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo

Posting Komentar

0 Komentar