DHARMASRAYA|Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama Baznas menyerahkan santunan kepada korban musibah kebakaran yang terjadi di Simpang Pogang, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Rabu (6/5/2026).
Melalui Dinas Sosial P3APPKB bersama Dinas Kesehatan, Baznas, Camat Pulau Punjung dan pemerintah nagari, bantuan darurat langsung disalurkan kepada warga terdampak.
Kepala Dinas Sosial P3APPKB Dharmasraya, Martin Effendi, mengatakan sejak malam kejadian pihaknya bersama Dinas Kesehatan langsung turun ke RSUD Sungai Dareh untuk membesuk korban serta memastikan kebutuhan keluarga terdampak kebakaran.
“Kami bersama Dinas Kesehatan langsung membesuk korban di RSUD Sungai Dareh malam itu. Keesokan harinya kami bersama Baznas, camat, dan wali nagari turun ke lokasi kebakaran membawa bantuan darurat bagi keluarga terdampak,” ujarnya.
Bantuan darurat yang disalurkan untuk tiga kepala keluarga terdampak antara lain enam kasur, sembilan selimut, tiga paket peralatan dapur, 22 paket makanan siap saji, 37 paket lauk pauk siap saji, enam lembar terpal, 15 dus air mineral, 30 kilogram beras, tiga kilogram minyak goreng, tiga dus mi instan, enam kaleng sarden, tiga kilogram gula pasir, serta tiga karpet telur.
Selain bantuan logistik, Baznas Dharmasraya juga menyerahkan santunan sebesar Rp5 juta kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Komisioner Baznas Dharmasraya, Ardios Monti Malano, kepada suami korban, Maidil Risko (40), disaksikan Camat Pulau Punjung Erik Harja serta Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung David Iskan.
Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, Yosta Defina, menyampaikan pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban maupun warga terdampak lainnya.
“Seuai perintah Ibu Bupati Kami akan terus berkoordinasi bersama seluruh pihak untuk memastikan kebutuhan keluarga terdampak dapat terpenuhi,” katanya.
𝐃𝐚𝐡𝐥𝐢𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐃𝐮𝐧𝐢𝐚 𝐒𝐚𝐚𝐭 𝐃𝐢𝐫𝐚𝐰𝐚𝐭 𝐈𝐧𝐭𝐞𝐧𝐬𝐢𝐟
Duka mendalam menyelimuti musibah tersebut setelah salah seorang korban, Dahlia Agus Safitri (33), meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RSUD Sungai Dareh, Kamis (7/5/2026).
Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung, David Iskan, mengungkapkan Dahlia mengalami luka bakar parah setelah nekat masuk kembali ke rumah yang sedang terbakar demi menyelamatkan anaknya.
Padahal, menurut David, anak korban saat itu sebenarnya sudah berhasil dievakuasi oleh petugas dan warga.
“Sebetulnya korban bisa saja selamat andai tidak masuk lagi ke dalam rumah. Namun karena naluri seorang ibu ingin menyelamatkan anaknya, beliau nekat masuk ke kobaran api,” ujarnya.
Naas, saat berada di dalam rumah korban tertimpa balok kayu terbakar yang menyebabkan luka serius di sebagian besar tubuhnya.
David juga menyebut petugas pemadam kebakaran telah datang cukup cepat ke lokasi kejadian.
“Sebetulnya Damkar datang cukup cepat, sekitar 10 sampai 15 menit dari saat kejadian. Itu dibuktikan bahwa rumah tersebut tidak hangus secara keseluruhan,” katanya.
Korban sebelumnya dilarikan ke IGD RSUD Sungai Dareh pada Rabu (06/05/2026) pukul 10.10 WIB dengan luka bakar pada bagian wajah, dada, punggung, dan kedua kaki. Berdasarkan diagnosis medis, korban mengalami luka bakar derajat dua dengan persentase mencapai 63 persen.
Kepala RSUD Sungai Dareh dr. Fitra Neza, M.Kes mengatakan pihak rumah sakit telah memberikan pelayanan maksimal terhadap korban sejak pertama kali tiba di rumah sakit.
“Atas perintah Ibu Bupati, kami sudah memberikan pelayanan terbaik kepada pasien sejak awal masuk rumah sakit hingga dilakukan tindakan operasi dan perawatan intensif,” ujarnya.
Korban menjalani operasi pada Kamis pagi mulai pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB dan sempat dalam kondisi stabil usai tindakan medis. Namun setelah dipindahkan ke ruang rawat inap, kondisi korban mendadak menurun. Sekitar pukul 13.25 WIB korban mengalami sesak napas disertai penurunan kesadaran.
Tim medis langsung memberikan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebanyak lima siklus. Meski berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di hadapan keluarga serta petugas medis.
Almarhumah Dahlia Agus Safitri meninggalkan seorang suami dan dua orang anak, yang salah seorang juga merupakan korban kebakaran dan saat ini sedang dirawat intensif di RSUD Sungai Dareh
Sumber: Release Dharmasraya

0 Komentar