MUARO SIJUNJUNG|Kabar membanggakan datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sijunjung. Sherly Ramadina Jelita, anak yatim dari keluarga kurang mampu asal Jorong Tanjung Udani, Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, berhasil menyelesaikan pendidikan di Sekolah Cendekia Baznas (SCB) Bogor.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung melalui Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Syahril Syahda, SH, didampingi Pj. Kabag. Pendistribusian dan Pendayagunaan Han Aidi Akbar, SM, di Muaro Sijunjung.
Han Aidi Akbar menjelaskan, Sherly merupakan anak kelima dari enam bersaudara pasangan almarhum Jhoni Saputra dan Ida Rolina. Sejak tahun 2021, ia mengikuti pendidikan gratis selama enam tahun di Sekolah Cendekia Baznas (SCB) Bogor hingga menamatkan jenjang SMP dan SMA. Sherly resmi menyelesaikan pendidikannya pada 10 Juni 2026.
Sekolah Cendekia Baznas merupakan sekolah berasrama yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi dari keluarga dhuafa di seluruh Indonesia. Seluruh biaya pendidikan, asrama, konsumsi, perlengkapan sekolah, layanan kesehatan hingga pembinaan karakter ditanggung sepenuhnya oleh Baznas RI.
Sherly mengaku sangat bersyukur memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di SCB Bogor. Menurutnya, fasilitas belajar yang lengkap, tenaga pendidik yang berkualitas, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler telah memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga. Selain itu, ia juga menjalin persahabatan dengan siswa-siswi dari berbagai daerah di Indonesia.
"Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Sijunjung, Baznas Provinsi Sumatera Barat, Baznas RI, dan keluarga besar SCB Bogor yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk memperoleh pendidikan secara gratis selama enam tahun. Insya Allah, di masa depan saya juga ingin menjadi bagian dari orang-orang yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas," ujarnya.
Kepada generasi muda Kabupaten Sijunjung, Sherly yang bercita-cita menjadi pebisnis mandiri mengajak agar terus berbuat baik, menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama, serta mendukung Baznas dalam mengembangkan pengelolaan zakat di daerah.
Setelah lulus dari SCB Bogor, Sherly kini melanjutkan pendidikan sebagai mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Kampus tersebut juga menjadi salah satu tujuan lulusan SCB pada tahun 2026.
Dengan kelulusan Sherly, hingga tahun 2026 tercatat tiga putra-putri Kabupaten Sijunjung telah berhasil menyelesaikan pendidikan di SCB Bogor, yakni Nur Azizah (2024), Fatimah Azzara (2025), dan Sherly Ramadina Jelita (2026).
Sementara itu, empat pelajar asal Kabupaten Sijunjung masih menempuh pendidikan di SCB Bogor, yakni Lutvia Kenedi (kelas X), Abdul Razak (kelas IX), Charly Santiago (kelas IX), dan Hafiza Hanna (kelas VII). Hal ini menunjukkan semakin besarnya kesempatan bagi putra-putri Sijunjung dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas melalui program Baznas.(Danus)

0 Komentar