MUARALABUH|Sebanyak 11 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, kini telah selesai diperbaiki dan resmi dimanfaatkan oleh masyarakat penerima manfaat.
Peresmian program tersebut dilakukan secara simbolis di salah satu rumah penerima manfaat di Nagari Sako Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, sekaligus menjadi bagian dari penutupan Karya Bakti Bedah Rumah Layak Huni Kodaeral II bersama Baznas di Solok Selatan Tahun 2026.
Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, mengatakan bahwa rumah tidak sekadar menjadi tempat berteduh. Lebih dari itu, rumah merupakan tempat keluarga membangun kehidupan, tempat anak-anak tumbuh dan belajar, sekaligus ruang untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan mempersiapkan masa depan.
“Program bedah rumah tidak layak huni bukan hanya memperbaiki bangunan secara fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, sehat, dan meningkatkan martabat keluarga yang menerimanya,” ujar Yulian Efi dalam sambutannya pada peresmian 11 unit bedah rumah di Kecamatan Sungai Pagu, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, selesainya pembangunan 11 rumah tersebut merupakan bukti bahwa persoalan masyarakat dapat ditangani ketika berbagai unsur bergerak bersama. Pemerintah, TNI, dunia usaha, pemerintah nagari hingga masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menghadirkan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat.
Atas dukungan tersebut, Pemkab Solok Selatan menyampaikan apresiasi kepada Komandan Kodaeral II Padang beserta jajaran, PT Semen Padang, PLN Wilayah Sumatera Barat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program bedah rumah tersebut.
Yulian Efi menegaskan, tantangan pembangunan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tidak dapat diselesaikan pemerintah secara sendiri-sendiri.
Menurutnya, dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dengan TNI, Polri, BUMN, dunia usaha, pemerintah nagari hingga masyarakat. Semangat kolaborasi dan gotong royong inilah yang ingin terus diperkuat dalam pembangunan di Kabupaten Solok Selatan.
Sumber:humas dan protokol solsel

0 Komentar