DHARMASRAYA|Komitmen dalam memberantas peredaran narkoba kembali ditunjukkan oleh Satresnarkoba Polres Dharmasraya. Dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Azhamu Suwaril, tim berhasil menggerebek aktivitas pesta sabu di Kecamatan Pulau Punjung, Sabtu dini hari (11/4/2026), dan mengamankan lima orang.
Pengungkapan kasus ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Dharmasraya.
Operasi bermula sekitar pukul 01.00 WIB, saat Tim LUPAK Satresnarkoba mengamankan seorang pria berinisial RA (32), yang diduga sebagai pengedar. RA, seorang tukang batu asal Kecamatan Sungai Rumbai, ditangkap di Jorong Jambu Lipo, Kenagarian Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung.
Dari tangan RA, petugas menyita enam paket plastik klip bening berisi kristal yang diduga sabu, satu alat hisap (bong) rakitan, korek api yang telah dimodifikasi, satu unit handphone, serta sejumlah uang tunai.
Selang sekitar 10 menit kemudian, petugas kembali mengamankan empat orang lainnya di lokasi yang sama. Mereka masing-masing berinisial RK (57), RCP (39), RP (32), dan DIA (35), yang diduga sebagai pengguna.
Dari keempatnya, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sisa pakai sabu, alat hisap, korek api modifikasi, serta dua unit handphone.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro melalui Kasi Humas IPTU Marbawi menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di wilayah tersebut.
“Menindaklanjuti laporan itu, Kasat Narkoba bersama tim langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengungkap kasus ini beserta para pelaku dan barang bukti,” ujarnya.
Saat ini, seluruh tersangka telah diamankan di Mapolres Dharmasraya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka RA dijerat dengan pasal terkait peredaran narkotika, sementara empat lainnya dijerat sebagai pengguna sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Polres Dharmasraya juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi guna memutus mata rantai peredaran narkoba di daerah.
Langkah cepat, kerja terukur, serta kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan aparat dalam menjaga wilayah Dharmasraya tetap bersih dari narkoba.(*/Rijal Af)

0 Komentar