DHARMASRAYA|Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyerahkan bantuan paket permakanan tahap II Ibu hamil dan ibu menyusui di Kecamatan Timpeh, Selasa (23/06/2026). Program ini merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam upaya percepatan penanganan stunting melalui pemenuhan gizi sejak masa kehamilan.
Dalam sambutannya, Bupati Annisa menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak seorang ibu mengandung.
“Penanganan stunting harus dimulai dari masa kehamilan. Kalau bantuan baru diberikan saat anak berusia empat atau lima tahun, sebenarnya sudah terlambat. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan dan gizi ibu hamil menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan diberikan dalam bentuk paket permakanan yang disalurkan secara bertahap selama masa kehamilan hingga enam bulan setelah melahirkan. Total nilai bantuan yang diterima setiap penerima mencapai Rp3 juta. Bantuan disalurkan setiap Minggu kedua pada setiap bulan.
Menurut Annisa, program ini merupakan komitmen yang telah ia canangkan sejak mencalonkan diri sebagai Bupati Dharmasraya. Saat ini bantuan diprioritaskan bagi keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan masyarakat, dengan data penerima dihimpun melalui puskesmas.
“Sebenarnya target kami adalah ibu hamil dan ibu menyusui dari keluarga desil 1 sampai desil 5. Namun karena keterbatasan anggaran daerah, program ini kita mulai terlebih dahulu untuk desil 1 dan 2, mudah-mudahan tahun depan dapat dilaksanakan lebih luas lagi,” katanya.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kehamilan kepada petugas kesehatan dan pemerintah nagari agar dapat memperoleh pendampingan serta intervensi yang diperlukan sejak awal.
“Kalau ada ibu hamil dari keluarga desil 1 dan 2 yang belum terdata, segera laporkan kepada Wali Nagari, puskesmas maupun Dinas Sosial agar dapat diverifikasi dan masuk dalam pendataan program,” tegasnya.
Selain menyerahkan bantuan, Bupati Annisa juga berdialog langsung dengan para penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya pengetahuan para ibu hamil mengenai pemenuhan gizi selama kehamilan, pola asuh anak, serta langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini.
Ia juga meminta peran aktif bidan desa dan kader Posyandu untuk terus memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu hamil maupun ibu menyusui di setiap nagari.
“Bantuan makanan penting, tetapi pengetahuan juga tidak kalah penting. Karena itu saya berharap Posyandu terus memberikan edukasi kepada para ibu agar memahami kebutuhan gizi selama kehamilan dan masa tumbuh kembang anak,” ujarnya dihadapan Kader Posyandu yang hadir sama Kepala Dinas Kesehatan Hj. Yosta Defina.
Lebih lanjut, Annisa menjelaskan bahwa bantuan permakanan dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya ini merupakan salah satu dari berbagai program pemerintah dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Selain Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari presiden Prabowo yang menyasar keluarga desil 1 hingga desil 10, pemerintah juga memiliki program bantuan bagi ibu hamil dari Kementerian Kesehatan yang diperuntukkan bagi kehamilan rentan.
“Semua program pemerintah ini memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan ibu dan anak mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting,” katanya.
Salah seorang penerima manfaat, Titin, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kepada ibu hamil dan ibu menyusui.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan dan setelah melahirkan. Semoga program ini terus berlanjut dan dapat dirasakan lebih banyak masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Sosial P3APPKB) Dharmasraya, Martin Efendi dalam laporannya mengatakan bahwa penyerahan bantuan permakanan untuk 19 orang Ibu hamil dan menyusui ini merupakan tahap kedua setelah bulan sebelumnya dilaksanakan untuk Kecamatan Pulau Punjung dan Sitiung.
Dirinya menyebut program bantuan permakanan bagi ibu hamil dan ibu menyusui yang digagas Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Wabup Leli Arni merupakan program yang sangat bermanfaat.
“Sepengetahuan kami, program bantuan permakanan bagi ibu hamil dan ibu menyusui seperti ini merupakan satu-satunya di Sumatera Barat yang didanai langsung oleh pemerintah daerah. Karena itu program ini patut kita dukung dan syukuri bersama sebagai bentuk keseriusan Ibu Bupati dalam mencegah stunting sejak dini,” ujarnya.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Camat Timpeh Rizky Rullien Putra, Wali Nagari Se Kecamatan Timpeh, Ketua Bamus, Kepala Puskesmas, Bidan Desa dan Kader Posyandu Se Kecamatan Timpeh.
Sumber: Release Dharmasraya

0 Komentar