SIJUNJUNG|Seorang pemuda berinisial Restu (20) diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap Rendi (18) hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di Los Pasar Sungai Tambang, Jorong II Sungai Tambang, Nagari Kunangan Parit Rantang (Kunpar), Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Korban Rendi diketahui merupakan warga Jorong Suko Rejo Sungai Tenang, Nagari Kunpar, Kecamatan Kamang Baru. Sementara pelaku Restu, warga Timpeh 5 Jalur 3, Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru, saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Kapolsek Kamang Baru beserta personel langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap kronologi peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi sementara, kejadian bermula ketika pelaku bersama kekasihnya, Desi Lestari (16), berada di lokasi untuk menyaksikan pertunjukan pesta rakyat kuda kepang. Pelaku kemudian meminta Desi menghubungi korban agar datang ke tempat tersebut.
Setelah korban tiba, terjadi cekcok antara korban dan pelaku. Dalam perselisihan itu, korban diduga sempat memukul bagian kepala pelaku. Tidak lama kemudian, pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam jenis belati atau pisau yang diselipkan di pinggangnya dan menusuk korban.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian perut, dada sebelah kiri, dan tangan kiri. Korban sempat mendapatkan penanganan di Klinik Anissa Sungai Tambang sebelum dirujuk ke RSUD M. Syafei Tanah Badantung Sijunjung karena kondisinya yang cukup serius.
Selanjutnya, korban kembali dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang pada Minggu (14/6/2026). Namun nahas, korban meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Sungai Tenang, Nagari Kunangan Parit Rantang, untuk disemayamkan.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Kamang Baru. Aparat kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri usai kejadian.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna mempercepat proses penegakan hukum.(**)

0 Komentar