![]() |
| Ilustrasi/dok |
Sebanyak 16 dari 19 KONI kabupaten dan kota disebut tetap mendukung Porprov Sumbar digelar pada tahun 2026. Namun, mereka mengusulkan agar jadwal pembukaan yang semula direncanakan pada 2 Oktober 2026 digeser ke rentang waktu 10 hingga 22 November 2026.
Usulan tersebut mengemuka dalam pertemuan sejumlah Ketua KONI kabupaten dan kota di salah satu kafe kawasan Lubuk Minturun, Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Pertemuan yang dihadiri 15 Ketua KONI kabupaten dan kota tersebut membahas sejumlah persoalan terkait kesiapan pelaksanaan Porprov. Persoalan yang menjadi perhatian bukan penolakan terhadap penyelenggaraan maupun kesiapan atlet, melainkan berkaitan dengan kesiapan anggaran, tahapan administrasi, serta waktu pelaksanaan.
Di tengah dinamika tersebut, Pemerintah Kota Padang bersama KONI Kota Padang menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung dan mempersiapkan pelaksanaan Porprov Sumbar 2026.
Kota Padang sendiri mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah bagi 20 cabang olahraga. Dengan tanggung jawab tersebut, berbagai persiapan terus dilakukan, mulai dari kesiapan venue, sarana dan prasarana pertandingan, kepanitiaan, pelayanan kontingen hingga dukungan pembiayaan.
Pemko Padang juga disebut telah menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp38 miliar untuk menunjang penyelenggaraan Porprov Sumbar 2026, termasuk bonus bagi atlet yang berprestasi.
Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, menegaskan pihaknya siap melaksanakan Porprov Sumbar 2026. Menurutnya, kesiapan tersebut didukung oleh komitmen Pemerintah Kota Padang yang telah menyiapkan anggaran untuk menyukseskan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Anggaran sudah disiapkan oleh Pemko Padang. Kami dari KONI Kota Padang siap melaksanakan Porprov Sumbar 2026,” ujar Erianto melalui sambungan telepon, Sabtu (5/9/2026).
Erianto mengatakan, komunikasi dengan sejumlah KONI kabupaten dan kota di Sumatera Barat juga terus dilakukan. Bahkan, beberapa pengurus KONI daerah menghubunginya untuk menanyakan kesiapan Kota Padang sebagai salah satu daerah tuan rumah Porprov Sumbar 2026.
“Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa KONI kabupaten dan kota. Mereka menanyakan kesiapan Kota Padang, dan kami menyampaikan bahwa Kota Padang siap melaksanakan Porprov,” katanya.
Menurut Erianto, kesiapan Kota Padang tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tempat dan fasilitas pertandingan. KONI Kota Padang bersama Pemko Padang juga terus mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk perhatian terhadap para atlet yang akan berlaga.
Selain anggaran penyelenggaraan, dukungan bagi atlet berprestasi juga menjadi bagian dari persiapan. Pemerintah daerah telah menyiapkan skema bonus sebagai bentuk penghargaan kepada atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah.
Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendukung dan mempersiapkan pelaksanaan Porprov Sumbar 2026.
Sebagai tuan rumah 20 cabang olahraga, Kota Padang terus melakukan koordinasi bersama KONI dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis maupun nonteknis dapat dipersiapkan secara maksimal.
Kesiapan tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan pertandingan agar berlangsung tertib, aman dan lancar.
Di sisi lain, dinamika mengenai jadwal pelaksanaan Porprov Sumbar 2026 masih menjadi perhatian KONI kabupaten dan kota. Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (4/9/2026) menunjukkan adanya aspirasi untuk menggeser jadwal pembukaan dari 2 Oktober menjadi rentang 10 hingga 22 November 2026.
Namun demikian, usulan perubahan jadwal tersebut perlu dibedakan dengan sikap resmi masing-masing pihak.
Dari sisi Kota Padang, Ketua Umum KONI Kota Padang Erianto menegaskan bahwa pihaknya tetap menyatakan kesiapan sebagai tuan rumah dan mendukung keberlangsungan Porprov Sumbar 2026.
Erianto memastikan KONI Kota Padang akan terus melakukan koordinasi dengan KONI Sumbar, Pemerintah Kota Padang, pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan Porprov Sumbar berjalan sesuai ketentuan dan keputusan resmi yang berlaku.
Dengan dukungan anggaran sekitar Rp38 miliar, kesiapan menjadi tuan rumah 20 cabang olahraga, serta perhatian terhadap bonus atlet berprestasi, Kota Padang menyatakan siap mengambil peran penting dalam penyelenggaraan Porprov Sumbar 2026.
Adapun dalam pertemuan sejumlah Ketua KONI kabupaten dan kota di kawasan Lubuk Minturun pada Jumat (4/9/2026), Ketua Umum KONI Kota Padang Erianto tidak hadir.
Sikap resmi KONI Kota Padang terkait kesiapan sebagai tuan rumah disampaikan langsung oleh Erianto melalui komunikasi pada Sabtu (5/9/2026).
Dengan demikian, hingga adanya keputusan resmi terkait perubahan jadwal, persiapan Kota Padang sebagai tuan rumah 20 cabang olahraga tetap berjalan.
Dinamika mengenai waktu pelaksanaan Porprov Sumbar 2026 selanjutnya akan menjadi bagian dari koordinasi seluruh pihak terkait demi memastikan pesta olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut dapat terlaksana dengan baik dan sukses.
Penulisan: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo

0 Komentar