BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner

Tabloid SATRIA MTsN 5 Padang Resmi Diluncurkan

PADANG | Madrasah Tsanawiyah Negeri 5  Padang yang beralamat di Jalan Raya Kuranji, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, melaunching buletin. Itu dilakukan pada saat pelaksanaan Upacara Bendera , Senin (22/01/2024) pagi.

Hadir pada acara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang H.Edy Oktafiandi, didampingi Kepala MTsN 5 Kota Padang Noprizal, unsur pimpinan, para guru, pegawai serta siswa MTsN 5 Kota Padang. 

Ka.Kankemenag Kota Padang H.Edy Oktafiandi dalam kata sambutannya,  menyampaikan rasa bangga dan sangat apresiasi terhadap terbitnya tabloid MTsN 5 Padang "SATRIA" yang merupakan Tabloid satu-satunya yang ada di madrasah di Kota Padang. Bertujuan untuk menyampaikan informasi terkini seputar kegiatan pembelajaran, prestasi siswa, dan berita pendidikan di madrasah. 

"Alhamdulillah, ucapan terima kasih kepada kepala MTsN 5 Kota Padang beserta jajaran yang telah melakukan terobosan baru dengan menerbitkan Tabloid yang baru satu-satunya madrasah yang ada di Kota Padang," pungkasnya.

Tentunya kata H. Edy dengan terbitnya tabloid ini siswa-siswi di MTsN 5 Padang  bisa mengembangkan softskill serta dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan keterampilan menulis, fotografi, dan design grafis melalui kontribusi mereka dalam tabloid.

Lanjut H.Edy, potensi ini bisa dikembangkan dan mempunyai nilai jual serta bisa dimanfaatkan. Ilmunya bisa membangkitkan kreativitas anak-anak  yang lain.

Sementara itu Kepala MTsN 5 Padang Noprizal mengatakan, dengan adanya tabloid "SATRIA" Akronim dari Santun, Agamis, TRampil, Inovasi, Akademis ini, para guru bisa membimbing siswa untuk berkreasi menuangkan ide-idenya dalam bentuk tulisan.

Selain itu juga untuk memperkuat komunikasi antara sekolah, siswa, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar atau komunikasi antar Stakeholder melalui informasi yang disampaikan dalam tabloid.

''Marilah kita bersama-sama mengasah potensi yang ada pada anak didik di madrasah yang kita cintai dengan mendorong mereka menuangkan ide-ide mereka dalam bentuk tulisan yang bisa dipajangkan di mading madrasah , seperti yang kita lihat di dalam mading itu ada anak yang suka membuat skenario cerita, cerita bersambung, cerita bergambar dan ada juga cerita yang diiringi gambar, cerita yang ada prolog (terdapat drama-drama dalam dialog itu). Selain itu, kita juga mempunyai English club yang berisi pidato, cerita, dan puisi tentunya kita patut berbangga," pungkasnya.

Disamping itu, kita memiliki guru yang pernah membuat buku seperti ibu Siti Aida, Delvia Derita, Susmanti, dan Marniety yang bukunya sudah diterbitkan, bahkan ditingkat Asean lagi. 

Untuk itu, Nofrizal mengharapkan buletin ini bisa terbit setiap bulan. Bagaimana caranya hasil karya anak kita sampaikan ke guru agar dapat diedit dan direvisi, sehingga karyanya dapat diterbitkan melalui Tabloid yang baru saja kita launching. (*)

Posting Komentar

0 Komentar